Kamis, 27 November 2014

Puisi

Alamku! Aku Berjanji

Sekeping hati dibawa berlari
Untuk melalui jalanan sepi
Menyusuri jalan setapak
Penuh ilalang..
Mata, selalu tertuju pada titik itu
Penuh harap…
Aku akan menggapaimu
            Alamku yang masih perawan
            Belum sekalipun terjamah
            Terjamah tangan-tangan kotor
            Malam sunyi,
            Hewan-hewan hutan berkeliaran
Ah…tak ku perdulikan semua itu
Karena anganku, ada di titik itu
Jalan setapak telah usai
Namun aku melihat pohon, rumput.. penuh abu…
Alamku terbakar, hatiku terluka
            Di sisi lain..
            Aku melihat kehebatan alam
            Bulan yang berganti matahari
            Mentari yang masih malu menampakan diri
Semakin beranjak, semakin terasa teriknya
Disini juga kulihat, dan dari ketinggian ini
Tolah anak-anak desa yang polos
Penuh semangat, menyusuri gunung
Dengan langkah-langkah kecilnya
Melangkah untuk segenggam ilmu
Senyum semangat mereka
Penyelamat alamku…

Article By : Unknown | Warna 09 | Blogger PonoReog

admin warna 09

Terima kasih atas waktu anda membaca Artikel Puisi. yang di tulis oleh Unknown . pada Kamis, 27 November 2014. bila anda ingin menyebar luaskan artikel ini izin sepenuh nya Admin Warna 09 berikan kepada anda dengan atau tanpa menyertakan link dari blog ini, semoga bermanfaat untuk banyak orang
aamiin..


| Free Shared |

Description: Puisi | Rating: 4.5 | Reviewer: Unknown | ItemReviewed: Puisi

0 Comments
Tweets
Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kamis, 27 November 2014

Puisi

Alamku! Aku Berjanji

Sekeping hati dibawa berlari
Untuk melalui jalanan sepi
Menyusuri jalan setapak
Penuh ilalang..
Mata, selalu tertuju pada titik itu
Penuh harap…
Aku akan menggapaimu
            Alamku yang masih perawan
            Belum sekalipun terjamah
            Terjamah tangan-tangan kotor
            Malam sunyi,
            Hewan-hewan hutan berkeliaran
Ah…tak ku perdulikan semua itu
Karena anganku, ada di titik itu
Jalan setapak telah usai
Namun aku melihat pohon, rumput.. penuh abu…
Alamku terbakar, hatiku terluka
            Di sisi lain..
            Aku melihat kehebatan alam
            Bulan yang berganti matahari
            Mentari yang masih malu menampakan diri
Semakin beranjak, semakin terasa teriknya
Disini juga kulihat, dan dari ketinggian ini
Tolah anak-anak desa yang polos
Penuh semangat, menyusuri gunung
Dengan langkah-langkah kecilnya
Melangkah untuk segenggam ilmu
Senyum semangat mereka
Penyelamat alamku…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar